• SMK NEGERI 1 MERANGIN
  • Kerja Keras, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas

SMKN 1 Merangin Wakili Kabupaten Merangin Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jambi

Di Kab Merangin ada 15 SMK namun SMKN 1 Merangin yang bisa ikut dalam penilaian Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jambi.

Dalam lomba sekolah sehat sekarang ini, yang menjadi fokus utama penilaian adalah tentang perilaku kebersihan dan kesehatan yang dilakukan oleh murid maupun guru. Karena itu, walaupun sekolah memiliki sarana dan fasilitas yang lengkap dan mewah, belum bisa menjamin sekolah tersebut bisa dikatakan sebagai sekolah sehat dan mendapat nilai bagus dalam penilaian

SMKN 1 Merangin memiliki siswa sebanyak 1.292 orang, dan tenaga pendidik ada sebanyak, 125 orang yang tergabung dari PNS dan Non PNS, sementara Rombel 43,
Labor 6, dan ruangan UKS, Pramuka, OSIS, Rohis, Bussinise Centre (BC), sementara luas perkarangan sekolah ada seluas 2.014 Ha.

Drs H.Horizon Akbar M Si, selaku kepala sekolah yang telah memimpin sekolah tersebut selama 4 tahun 10 bulan, telah banyak berbuat untuk sekolah SMKN 1 Merangin.

Dalam kata sambutannya, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada tim penilai yang telah datang jauh-jauh dari Provinsi Jambi, dan dengan adanya penilaian sekolah sehat di sekolahnya bisa sebagai motifaai bagi para wali murid guna menyekolahkan anak-anaknya di SMKN 1 Merangin.

“Kami nengucapkan banyak beribu maaf kepada para tim penilai yang telah datang jauh-jauh dari provinsi Jambi, jika ada kesalahan dalam penyambutan yang kurang berkenang, kami mohon di maafkan.
Dalam rangka penilaian sekolah sehat ini kami rasa banyak sekali mamfaatnya bagi warga yang ada di Merangin, guna menyekolahkan anak-anaknya sekolah di ini.
Dan jika tim penilai mengizin kan kami untuk berlaga di tingkat Nasional, kami akan siap dan kami tidak akan mundur, apa pun yang diamanahkan kami akan siap untuk menjunjungnya,” ujar Harizon.

Tim penilai yang datang dari provisi Jambi yang berjumlah 8 orang, yang terdiri dari, Elimar, dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, H.Taufik, Plt Kepala Biro Kesra setda Provinsi Jambi, Heri Yanto, Mai Yanti, Sugiarti, Mardiati, Yenni, Mujianto, dan juga di dampingi oleh Kepala Diknas Kab, Merangin M. Zubir, Asisten 1 Kab, Merangin, Abdul Gani, dan juga Tim kesehatan dari Dinkes Kab, Merangin yang berjulah 2 orang, yakni kabid Kesmas, Sony propesma MPh, dan Rika Wulandari.

Dalam rangka penyambutan tim penilai sekolah sehat tersebut, siswi-siswi kelas 11 SMKN 1 Merangin memperagakan Pashion show, yang menampilkan beragam corak busana ciri khas daerah Merangin, namun yang menjadi perhatian ada dua orang siswi, SMKN 1 Merangin yang berasal dari Suku Anak Dalam (SAD), Riska, dan Yulia, yang sempat di ajak berpoto bersama dengan Plt Kepala Biro Kesra.

Sementara H.Taufik Plt Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, yang merupakan kelapa tim rombongan memberikan arahan dan masukan bagi pihak sekolah.

“Kami mengucapkan selamat kepada SMKN 1 Merangin, yang begitu semangat dalam penilain ini, dan kami harapkan lakukan lah setiap hari seperti ini, dan jika ini dilakukan setiap harinya tidak ada alasan sekolah ini tidak menjadi peringakta satu dalam tingkat provisi, dan bahkan bisa untuk maju ke tingkat Nasional.
Dalam hal ini sekolah ini hanya perlu polesan-polesan sedikit lagi agar bisa bersaing di tingkat Nasional,” tandas Taufik.

Bupati meragin yang di wakili oleh Asisten 1 Kab, Merangin, Abdul Gani.
yang juga menberikan arahan nya kepada pihak sekolah.

“Dalam hal ini seharusnya di hadiri oleh bupati namun ada sesuatu hal, maka saya yang menghadiri acara ini, dan saya harapkan kepada sekolah ini agat dapat mempertahan kan sekolah ini di bidang kebersihan,” ujar Abdul Gani.

Mai Yanti, salah seorang peserta tim penilaian sekolah sehat memberikan beberapa masukan terkait yang perlu di benah lagi.

“Kami sangat puas, selama ini belum ada SMK yang maju di tingkat Provinsi, dan ini adalah yang pertama kalinya.
lingkungan seluas ini kami beri nilai 30% dari tanaman rindang, ruang sekolah, sudah terpenuhi, UKS juga sudah, Rombel sudah cukup, namu mobiler yang masih banyak yang bolong, dan ada coretan, alat kebersiahan tidak boleh berada di belakang sekolah, grand house maksiamal, namun yang perlu di perhatikan adalah WC, kalau siswa sebanyak ini WC masih banyak kekurangannya lagi, kekurangan ada 32 WC lagi. Ini lah yang menjadi prioritas utama, dan ini bisa dikataka PR yang paling berat bagi sekolah ini, dan kantin sudah cukup, dan saya yakin jika WC tersebut bisa di adakan, saya yakin sekolah ini bisa bersaing di tingkat nasional,” tandanya. (Helmi)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMKN 1 Merangin Boyong 2 Predikat Anugrah Education Award 2020

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Merangin yang di pimpin oleh Hindra Mashuri,S.Pd Kelahiran Desa Kederasan Panjang Kecamatan Batang Masumai pada tahun 2020 ini mendapat Anugrah

01/12/2020 14:38 - Oleh Administrator - Dilihat 1059 kali
Pengumuman Kelulusan Peserta Didik Kelas XII SMKN 1 Merangin Tahun 2020

Kami Ucapkan Selamat Kepada Ananda Siswa/i Kelas XII SMK Negeri 1 Merangin Tahun 2019/2020 Semoga Ilmunya bermanfaat. AAmiin Berikut Mohon Patuhi Himbauan untuk ananda agar tidak melaku

02/05/2020 22:02 - Oleh Administrator - Dilihat 2569 kali
Pandemi Corona, Kemendikbud Siapkan Skenario Belajar hingga Akhir Tahun

Jakarta - Pandemi virus Corona (COVID-19) masih melanda Indonesia hingga saat ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan sudah memiliki

30/04/2020 14:01 - Oleh Administrator - Dilihat 1105 kali
Begini Cara Pilih Jurusan Kuliah yang Tepat

Menemukan jurusan kuliah yang tepat selalu menjadi hal penting yang harus dipikirkan dengan matang. Pendidikan selama kuliah menjadi salah satu bekal untuk meraih kesuksesan di masa dep

14/09/2019 08:57 - Oleh Administrator - Dilihat 1217 kali
Mood Belajarmu Hilang? Yuk Baca Kalimat Motivasi

Bagi manusia, belajar merupakan suatu proses yang tak berkesudahan. Kapan pun dan dimana pun, seseorang bisa belajar. Sayangnya, terkadang tubuh ini terasa malas untuk belajar karena ke

14/09/2019 08:57 - Oleh Administrator - Dilihat 4587 kali
Pemerintah Targetkan Program Magang bagi 400 Ribu Siswa SMK

Jakarta - Untuk mengejar ketertinggalan daya saing kompetensi tenaga kerja dari negara lain, pemerintah menargetkan program magang bagi 400.000 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), le

11/04/2019 08:57 - Oleh Administrator - Dilihat 939 kali
Kemendikbud Revitalisasi 350 SMK pada 2019

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merevitalisasi sebanyak 350 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada 2019. Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang tahun ini yang s

08/11/2018 08:57 - Oleh Administrator - Dilihat 1007 kali